Jumat, 15 November 2019

Gapuk Lingkungan Santri

Kalau dulu bila mendengar nama Gapuk Dasan Agung Mataram maka persepsi orang pasti kesannya jelek sampai tidak enak didengar sama sekali, tapi sekarang itu sudah menjadi kenangan yang mesti kita kubur dalam-dalam dan bila perlu kita remove/hapus dalam memori kepala kita karena Generasi Muda Gapuk sekarang sangat berbeda jauh dan lebih Agamis.

Rehan Buat Alas Al Qur'an Jamaah Tadarusan Al Qur'an

Al Qur'an Sebagai kitab suci yang sangat di muliakan oleh umat Islam di dunia ini, hendaknya  dalam membacanya pun harus kita perhatikan adab-adab yang harus dipatuhi sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kita terhadap Al Qur'an.

Rabu, 13 November 2019

Kajian Rutin Tahsin Qiro’atil Qur’an Masjid At Takrim Gapuk

Merindukan Masjid At Takrim Gapuk agar pada malamnya terutama pada waktu antara maghrib dan isya’ di isi dengan kegiatan keagamaan merupakan suatu mimpi panjang yang entah sampai kapan akan terwujud namun Alhamdulillah  dengan moment terjadinya gempa itulah kisah awal timbulnya berbagai macam kegiatan keagamaan di masjid At Takrim bisa terealisasi dan tetap berjalan hingga sekarang.

Gapuk Bicycle Gowes to Kokoq Beleq Punikan Lingsar

Menikmati keindahan alam pada saat musim panas yang terjadi  adalah hanya dengan cara mengunjungi tempat yang banyak airnya dan salah satunya menuju ke Kokoq atau kali atau sungai. Dan hal itulah yang dilakukan oleh para goweser Gapuk Bicycle Dasan Agung Mataram pada Sabtu(3/11/2019) bergowes menuju  ke Kokoq Beleq Punikan Linsar Narmada Lombok Barat.

Selasa, 12 November 2019

Rejeki Bagi Orang Yang bertadarus Al Qur'an

Alloh SWT yang mengatur rejeki seseorang  dan akan memberikan rejeki seseorang sesuai dengan kebutuhannya.  Demikian juga dengan para jamaah yang rutin bertadarus membaca Al Qur'an setiap malam hingga jam 12.00 WITA dan setiap Jum’at pagi maupun Ahad pagi hingga jam 07.30 WITA

Senin, 11 November 2019

Tanpa SoundSystem Tadarusan Al Qur'an Tetap Jalan

Kalau ada yang mengatakan bila tadarusan Al Qur'an tidak  menggunakan Sound system masjid maka jamaah yang tadarusan tidak akan datang dan kegiatan tadarusan pasti tidak akan berjalan,  Pendapat  seperti itu  tidak berlaku bagi jamaah tadarusan Al Quran Masjid At Takrim Gapuk Dasan Agung Mataram.

Biasakan Bertadarus Al Qur'an Sejak Dini

Tak dapat dipungkiri kalau kegiatan tadarusan Al Qur'an di Masjid At Takrim Gapuk Dasan Agung Mataram ini perlu adanya pengkaderan sejak dini karena fenomena yang terjadi pada para jamaah Tadarusan Al Qur'an saat ini adalah mulainya timbul rasa jenuh dan kurang semangat untuk bertadarus Al Qur'an lagi.

Minggu, 10 November 2019

Bukit Bintang Tiga Rasa lokasi Gowes Gapuk Bicycle

Setelah lama vakum bergowes yang serius semenjak gempa bumi setahun yang lalu,  para goweser Gapuk Bicycle Dasan Agung kembali mengaktifkan program gowes Asli menuju lokasi wisata yang sudah viral maupun yang baru dibuka untuk umum.

Tahsin Qiroatil Qur’an Musholla Asysyhuda Gapuk

Bisa dikatakan awal kisah terjadinya Tahsin Qiroatil Qur’an  ini penuh dengan lika liku dan tantangan yang menantang untuk segera dilaksanakan karena pentingnya keberadaannya untuk bisa meminimalisir kesalahan bacaan Al qur’an  para jamaah tadarusan Al Qur’an.

Hilang Gempa Hilang Semangat Bertadarus Al Qur’an

Sudah sifat bawaan seorang manusia bila mendapatkan musibah atau cobaan  maka secara otomatis dia akan menjadi lebih dekat kepada Alloh SWT dan lebih bersemangat untuk melaksanakan ibadah .

Demikian halnya dengan para jamaah tadarusan al Qur’an(JTA) masjid At takrim Gapuk Dasan Agung Mataram, yang dulu pada awal dimulainya kegiatan bertadarus Al Qur’an para jamaahnya over semangat bertadarus dan sering kita dengar alunan suara al qur’an dengan berbagai macaam bacaan murottal mulai dari bacaan syeikh Mishary Rashid, syeikh Muhammad Toha hingga murottal standard masing-masing.

Pada saat gempa itu, semua menjadi rajin sholat berjamaah di masjid, imam sholat fardhu bergantian  sesuai jadwal dan para muadzin pun bergilirian mengumandangkan adzan dengan menampilkan suara khas masing-masing. Suasana keagamaan pada saat itu sangat kental sekali terasa.

Namun seiring dengan perjalanan waktu dan volume gempa pun mulai jarang terjadi, para jamaah tadarusan pun pada ikut menyesuaikan diri dan semakin jarang hadir di masjid entah untuk sholat berjamaah maupun untuk bertadarus Al Qur’an lagi.

Tapi Alhamdulillah, dengan turunnya semangat bertadarus para jamaah lama ini, Alloh SWT membuka hati para pemuda dan remaja gapuk untuk itu bertadarus dan menggantikan posisi para jamaah lama atau mantan jamaah tadarusan yang hilang semangatnya mengikuti hilangnya gempa yang terjadi.

Dan Insya Alloh kegiatan Tadarusan Al Qur’an ini akan tetap berjalan jika Alloh SWT menghendaki dan jamaah tadarusan yang baru ini masih tetap bersemangat membaca al qur’an di Masjid At Takrim Gapuk dan semoga para jamaah yang dulu bersemangat 45 ini kembali aktif bertadarus Al Qur’an. Aamiin

Gapuk Dasan Agung, 07112019  09.55 WITA by Alfuad Gapuki

https://mataramkita.blogspot.com/2019/11/hilang-gempa-hilang-semangat-bertadarus.html?m=0#more

Dibalik Rutinnya Kegiatan Tadarusan Al Qur’an Di Masjid At Takrim Gapuk

Warga Kelurahan Dasan Agung pada khususnya dan warga kelurahan lainnya pada umumnya yang bisa mendengarkan suara tadarusan al quran lewat speaker masjid At Takrim Gapuk setiap malam dan setiap Jum’at pagi maupun Ahad pagi akan sering mendengarkan suara lantunan al qur’an yang dibacakan oleh para pemuda dan remaja yang bernaung di bawah Jamaah Tadarusan Al Qur’an (JTA).

Kegiatan tadarusan ini yang pada awalnya hanyalah untuk menenangkan bathin warga yang terkena gempa bumi setahun yang lalu, namun seiring perjalanan waktu setelah mendengarkan masukan dari para jamaah ternyata kegiatan tadarusan ini dampaknya melebihi niat awal diadakannya kegiatan tadarusan tersebut.

Adapun dampak dengan adanya kegiatan tadarusan Al Qur’an ini adalah :
Mengurangi aktivitas negative para pemuda yang keluar malam akibat mabuk minuman keras
Mengurangi kegiatan perjudian pagi terutama pada hari libur khususnya pada hari Ahad
Hijrahnya sebagian pemuda Gapuk dan ikut serta dalam kegiatan bertadarusan.
Meningkatnya semangat bershodaqah warga dalam menyajikan makanan maupun minuman bagi para jamaah tadarusan.
Terjalinnya silaturrahim para pemuda dan remaja Gapuk
Kembali  Aktifnya kegiatan pengajian rutin ba’da maghrib di masjid At takrim yang hampir 4 tahun vakum tanpa ada kegiatan.
Demikianlah dampak nyata dibalik adanya kegiatan rutin tadarusan al qur’an yang penulis dapat dari para anggota jamaah saat istirahat giliran tadarusan pada malam harinya.  Dan itu juga yang menjadi alasan agar kegiatan tadarusan ini jangan sampai berhenti walaupun diantara jamaah maupun warga ada yang menginginkan kegiatan tadarusan ini dihentikan saja karena gempa sudah selesai. Walloohua’lam bissawaab
Gapuk Dasan Agung, Rabu (06112009  12.00 WITA) by Alfuad Gapuki
Dibalik Rutinnya Kegiatan Tadarusan Al Qur’an Di Masjid At Takrim Gapuk

***************
Kegiatan tadarusan ini yang pada awalnya hanyalah untuk menenangkan bathin warga yang terkena gempa bumi setahun yang lalu, namun seiring perjalanan waktu setelah mendengarkan masukan dari para jamaah ternyata kegiatan tadarusan ini dampaknya melebihi niat awal diadakannya kegiatan tadarusan tersebut.
http://mataramkita.blogspot.com/2019/11/dibalik-rutinnya-kegiatan-tadarusan-al.html?m=1

Rabu, 02 Oktober 2019

Relawan Tadarusan Al Qur'an Masjid At Takrim Gapuk

Sekecil apapun jasa seseorang kepada kita,  jangan pernah lupakan apalagi sampai sengaja melupakannya karena itulah cara kita membalas budi sebagai orang yang beriman dan berilmu. Pesan itu yang selalu diucapkan oleh Papuq Spritualku.

Sabtu, 17 Agustus 2019

Sarapan Bubur 17 Agustusan di MRHW IC NTB

Berbagai ragam cara dan kegiatan yang dilakukan warga Indonesia dalam menyambut kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74. Semua kegiatan dipersiapkan jauh-jauh hari dengan sangat matang demi meriahnya hari kemerdekaan ini.

Jumat, 16 Agustus 2019

Pengajian Rutin Khusus Wanita Di Masjid At Takrim Gapuk Dasan Agung

Semangat jamaah muda Masjid At Takrim Gapuk untuk memakmurkan masjid yang masih dalam proses pembangunan begitu besarnya.  Pengajian umum di Masjid yang sudah mati suri lebih kurang selama empat tahun,  akhirnya dicoba di aktif kembali dan pengajian khusus wanita pun dicoba diadakan agar ada rasa keadilan bagi kaum wanita di Lingkungan Gapuk Dasan Agung Mataram ini.